Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Semprot Serai Sebagai Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Maron Kulon

Main Article Content

Muhammad Fachri Rahman
Fathur Rohman
Elsa Pratiwi
Refa Nur Hidayah
Puspita Dwi Fatmawati
Vina Amalia Khoirunnisa

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki kondisi lingkungan mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Berdasarkan hasil observasi di RT 09 dan RT 10 Desa Maron Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, ditemukan adanya genangan air, penumpukan sampah, serta tingginya keluhan masyarakat terhadap keberadaan nyamuk. Selain itu, tanaman serai yang banyak dijumpai di lingkungan sekitar belum dimanfaatkan secara optimal dan masih terbatas sebagai bumbu dapur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan tanaman serai sebagai semprot antinyamuk alami melalui edukasi dan demonstrasi kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi, wawancara, persiapan program, demonstrasi pembuatan semprot serai, penyuluhan, serta diskusi bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan DBD, manfaat tanaman serai sebagai antinyamuk alami, serta keterampilan dalam mengolah serai menjadi produk yang dapat dibuat dan digunakan secara mandiri di rumah. Masyarakat juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Program ini diharapkan mampu mendorong pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan sebagai upaya preventif dalam pencegahan DBD sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.

Article Details

Section

Articles

References

1, Farid Setyo Nugroho, 2Budhi Rahardjo, and 3Bibit Irawan. 2026. “Spray Anti Nyamuk Dari Serai Sebagai Pencegah Gigitan Nyamuk Demam Berdarah Anti-Mosquito Spray From Lemongrass As A Mosquito Bite Prevention With Dengue Fever.” 7(1):109–15.

Akbar, Syamsul. 2024a. “Pertama Di Pulau Jawa, Kabupaten Probolinggo Luncurkan Program Vaksinasi DBD.” Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.

Akbar, Syamsul. 2024b. “Tanggulangi Kasus DBD, Dinkes Lakukan Fogging Di Desa Kedungdalem.” Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.

Akbar, Syamsul. 2026. “Kasus DBD Di Kabupaten Probolinggo Capai 1.667, Dinkes Kabupaten Probolinggo Perkuat Pengendalian Vektor.” Dinas Kominfo Kabupten Probolinggo.

Ashiyam, Inayatul Nur, Ika Safitri, Nur Lailatus Sholikhah, Nita Murti Nugraheni, Latifah Hidayanti, Fatih Alifah, Khusnurrijal, Triastati, Udiyono, Lukman Bastiyar Widodo, Muhamad Khafiyurrohman, Muhamad Lutfi, Khabib Huda Arrosyid, and Wiji Lestarini. 2025. “PEMANFAATAN TANAMAN SERAI SEBAGAI OBAT PENGUSIR NYAMUK UNTUK PENCEGAHAN DBD MANDIRI DI DESA TEGALREJO.” Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS 4(1):175–82.

Bintari1, Ni Wayan Desi, I. Dewa Gede Candra Dharma2, Putu Gede Subhaktiyasa3, Sang Ayu Ketut, and Candrawati2. 2023. “HEALTH INITIATIVE PROGRAM EDUKASI DALAM MENINGKATKAN PHBS DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DASAR BAGI MASYARAKAT DI BANJAR BATAN ANCAK DESA MAS UBUD GIANYAR.” 1:19–26.

Chevi Ardiana, Sri Mulyaningsih, Melisa Nursuciani, and Leni Sri Mulyani. 2022. “PENGGUNAAN MINYAK TANAMAN SERAI WANGI (Cymbopogon Nardus L.) SEBAGAI REPELLENT SENYAWA LIPID ALAMI NYAMUK.” Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Pengetahuan Alam 4(1):7–12. doi: 10.31980/lsciences.v4i1.1711.

Handayani, Ratna Fitriana, Riana Putri Rahmawati, and Emma Jayanti Besan. 2026. “Uji Efektivitas Spray Repellent Minyak Atsiri Serai Wangi (Cymbopogon Nardus L.) Pada Nyamuk Aedes Aegypti.” RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business 4(4):12251–59. doi: 10.31004/riggs.v4i4.5520.

Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2023. Pedoman Penanggulangan DBD Di Lingkungan Rumah & Kantor. Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Khairani, Beby, Bima Sanjaya, Ela Carmelia Mukti Sambas, Silvi Indryani, and Zainarti. 2024. “Pemanfaatan Ekstrak Serai Dalam Pembuatan Spray Anti Nyamuk Sebagai Upaya Pencegahan Kasus DBD Di Desa Kepala Sungai.” INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research 4(5):3409–19.

Melviani, Dyan Fitri Nugraha, Nadya Novianty, and Noval. 2023. “Pelatihan Pembuatan Spray Tanaman Serai Untuk Mencegah DBD Dalam.” Indonesia Berdaya.

Monica Suryani1*, Devina Chandra2, Raissa Fitri3, and Siti Nurbaya4. 2021. “EMBUATAN LOTION PENGUSIR NYAMUK DENGAN MINYAK CYMBOPOGON CITRATUS DC. DAN MINYAK CYMBOPOGON NARDUS L.” 3(2).

Mulyawan, Galuh, Sudan Saputra, Riza Zidan Al Fauzan, Devi Puspita Sari, Rohim, and Delia Ayunda Maulia. 2025. “Sosialisasi Gerakan Pola Hidup Sehat Dan Bersih Sejak Dini Untuk Meningkatkan Kesadaran Pentingnya Hidup Sehat.” Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS) 4(1):256–61. doi: 10.62712/juribmas.v4i1.532.

Prisie, Mecca Yumna Ning. 2026. “Kemenkes: Ada 39.672 Kasus DBD 2026 Dengan 105 Angka Kematian.” ANTARA News Jawa Timur.

Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo. 2024. “PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN DBD.” Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo.

Putri Amalia, Arta Reflika Firnando, Celine Tiara Dhea Zaferanti, Dhea, and Ayu Melani. 2025. “PEMANFAATAN TANAMAN SERAI (Cymbopogon Citratus) SEBAGAI OBAT PENGUSIR NYAMUK DI PANTI ASUHAN KEMALA PUJI, KECAMATAN RAJABASA.” 2(1):306–12.

Rahayu, Setya Putri, Fitria Yuli Dharni, Feby Rahmat Adi Winata, and Nur Fazri Jafar Awad. 2026. “Semprotan Serai Sebagai Penolak Nyamuk Alami Untuk Mencegah Demam Berdarah Di Sidoagung, Godean, Yogyakarta.” JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat) 10(1):8–13. doi: 10.30595/jppm.v10i1.24216.

Ramadhiani, Aninditha Rachmah, Faizah Aulia, Tri Oktarina, and Galih Pratiwi. 2025. “OPTIMASI GEL MINYAK ATSIRI SEREH (Cymbopogon Nardus) SEBAGAI REPELAN DAN UJI AKTIVITAS TERHADAP NYAMUK Aedes Aegypti.” Jurnal Kesehatan Pharmasi Vol.VII VII(2):125–35.

Rasydy, La Ode Akbar, Banu Kuncoro, and Muhammad Yusuf Hasibuan. 2020. “FORMULASI SEDIAAN SPRAY DAUN DAN BATANG SERAI WANGI (Cymbopogon Nardus L.) SEBAGAI ANTINYAMUK Culex s.P.” Jurnal Farmagazine VII(1):45–50.

Ruschel, Marco A. Pescador, Prasan K. Panda, and Aaron Farmer. 2026. “Dengue Fever.” BMJ Best Practice 5–6.

Sa’ad, Muhammad, and Dwi Saryanti. 2023. “Pemanfaatan Tanaman Lokal Serai (Cymbopogon Nardus) Sebagai Spray Anti Nyamuk Oleh Kader Pkk Kelurahan Pucang Sawit.” Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) 5(3):575. doi: 10.36565/jak.v5i3.589.

SETDA Kota Probolinggo. 2026. “Kota Probolinggo Gerak Bersama Cegah DBD Dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk 3M Dan Lavenderisasi.” SETDA Kota Probolinggo.

Singh, Rakshit K., Aakriti Tiwari, Prasiddhi D. Satone, Tannu Priya, and Revat J. Meshram. 2023. “Updates in the Management of Dengue Shock Syndrome: A Comprehensive Review.” Cureus 15(10):1–10. doi: 10.7759/cureus.46713.

Siti Dwi Arisah, Yani Lukmayani, and Esti Rachmawati Sadiyah. 2025. “Potensi Minyak Atsiri Cymbopogon Nardus Dan Cymbopogon Citratus Sebagai Anti-Nyamuk.” Bandung Conference Series: Pharmacy 5(2). doi: 10.29313/bcsp.v5i2.21135.

Solichah, Zumrotun. 2026. “Dinkes Probolinggo Perkuat Pengendalian Penyebaran DBD.” ANTARA News Jawa Timur.

Tazi, Ahmed, Abdellah Zinedine, João Miguel Rocha, and Faouzi Errachidi. 2024. “Review on the Pharmacological Properties of Lemongrass (Cymbopogon Citratus) as a Promising Source of Bioactive Compounds.” Pharmacological Research - Natural Products 3(February):100046. doi: 10.1016/j.prenap.2024.100046.

Wibisono, Afif. 2025. “Mengenal Demam Berdarah Dengue.” Kemenkes Ditjen Keslan.

Widya Wati, Dwi, Apief Miftahul Huda, Nur Muslima Dwi Yantika, Kayla Amanda, Muhammad Chandra Gunawan, Malva Axela, Aryan BR Danil Mirza, and Tri Joko Prasetyo. 2025. “Pelatihan Pembuatan Spray Anti Nyamuk Dari Serai Sebagai Solusi Alami Pencegah PenyakitDemam Berdarah Dengue (DBD).” Jurnal Pengabdian Masyarakat Ruwa Jurai 10(2):2025.

World Health Organization. 2009. DENGUE GUIDELINES FOR DIAGNOSIS, TREATMENT, PREVENTION AND CONTROL.

World Health Organization. 2025. “Dengue.” World Health Organization.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.