Peran Sungai Batanghari sebagai Jalur Transportasi dan Perdagangan pada Masa Kesultanan Melayu Jambi
Main Article Content
Abstract
Sungai Batanghari merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatra yang memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi dan politik Kesultanan Melayu Jambi. Posisi geografisnya yang strategis menjadikan sungai ini sebagai jalur utama transportasi dan perdagangan yang menghubungkan wilayah pedalaman dengan kawasan pesisir serta jaringan perdagangan regional melalui Selat Malaka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sungai Batanghari sebagai jalur transportasi dan perdagangan pada masa Kesultanan Melayu Jambi serta dampaknya terhadap perkembangan kesultanan. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber berupa artikel jurnal, buku, laporan penelitian, dan dokumen sejarah yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sungai Batanghari berfungsi sebagai sarana transportasi utama yang menghubungkan wilayah hulu dan hilir, sekaligus menjadi jalur distribusi berbagai komoditas perdagangan seperti lada, emas, rotan, damar, hasil hutan, dan hasil pertanian. Aktivitas perdagangan yang berlangsung melalui Sungai Batanghari mendorong pertumbuhan ekonomi, perkembangan permukiman, serta penguatan kekuasaan Kesultanan Melayu Jambi. Dengan demikian, Sungai Batanghari tidak hanya berperan sebagai jalur transportasi dan perdagangan, tetapi juga menjadi faktor strategis yang mendukung kemajuan ekonomi, sosial, dan politik Kesultanan Melayu Jambi.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Adzikra, R. N. (2025). Riau: Pintu gerbang sejarah Melayu dan warisan peradaban maritim Nusantara. Jurnal Pendidikan Tambusai.
Fadillah, A. (2021). Ekonomi politik Kesultanan Melayu di Sumatra. Jurnal Ilmu Sosial dan Sejarah.
Indrayani, N. (2023). Sungai Batanghari: Silang dinamika sistem pengetahuan dan teknologi dalam perspektif sejarah. Prosiding Seminar Nasional Humaniora, 3, 81–90.
Nurhasana, R. P. (2025). Peranan Sungai Batang Hari sebagai jalur perdagangan dan pelayaran masa Keresidenan Jambi (1906–1942). Jurnal Pendidikan Tambusai.
Pratama, D. (2022). Mobilitas sungai dan perkembangan permukiman di Sumatra Timur. Jurnal Geografi Historis.
Rahman, M. (2024). Transportasi sungai dalam perkembangan kerajaan-kerajaan Melayu. Jurnal Kebudayaan Melayu.
Romadon, M. (2024). Sungai Batanghari dalam peradaban masyarakat Melayu Jambi pada masa Keresidenan 1906–1942. Nazharat: Jurnal Kebudayaan.
Saputra, D. (2025). Sungai Batanghari sebagai pusat perdagangan maritim pada masa Kesultanan Jambi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 12793–12799. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.26846 (JPTAM)
Saputra, F. M. (2021). Daerah Aliran Sungai Batanghari. Universitas Indonesia.
Wibowo, H. (2023). Komoditas perdagangan dan integrasi ekonomi regional di Nusantara. Jurnal Sejarah Ekonomi.
Yulita, O. (2020). Peran Sungai Batanghari terhadap perekonomian Kesultanan Melayu Jambi. Hadharah, 14(1).