Peran Strategis Generasi Muda dalam Restorasi Vegetasi Pesisir Melalui Penanaman Cemara Laut dan Kebun Sehat di Desa Rajik-Kabupaten Bangka Selatan

Main Article Content

Fahtur Haryadi
Farisa Legiana
M. Aziz Ilhamudin
Zaskia

Abstract

Wilayah pesisir Desa Rajik, Kabupaten Bangka Selatan, memiliki potensi ekologis yang tinggi, tetapi menghadapi tekanan berupa degradasi vegetasi, abrasi, dan aktivitas antropogenik. Kegiatan ini bertujuan mendukung restorasi vegetasi pesisir sekaligus meningkatkan peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Juni 2026 melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan generasi muda, kader lokal, dan masyarakat dalam aksi restorasi fisik. Penanaman dilakukan terhadap 500 bibit cemara laut pada area pesisir dan 70 bibit jambu mete pada zona daratan atau belakang pantai sebagai vegetasi pendukung. Bibit cemara laut ditanam dengan jarak sekitar 3 meter secara memanjang mengikuti kondisi lokasi. Teknik penanaman dilakukan dengan menggali substrat pasir sedalam sekitar 15 cm, memasukkan bibit, memasang pasak sebagai penyangga, kemudian mengubur kembali bagian pangkal bibit menggunakan pasir. Kegiatan menunjukkan bahwa restorasi melalui aksi penanaman dapat menjadi sarana keterlibatan langsung generasi muda dan masyarakat dalam pemulihan vegetasi pesisir. Penanaman juga menjadi langkah awal dalam mendukung mitigasi abrasi, meningkatkan tutupan vegetasi, serta membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Keberlanjutan kegiatan perlu didukung melalui pemeliharaan dan monitoring pertumbuhan bibit secara berkala oleh masyarakat dan generasi muda.

Article Details

Section

Articles

References

Blanton, M., Henderson, R., Al-Mutairi, A., & Carter, J. (2024). Ecotourism trends and community-based conservation in Southeast Asia: Balancing economic benefit and ecological integrity. Journal of Coastal and Marine Sustainability, 12(2), 145–158.

Husmayani, R., Utami, S. P., & Ramadhan, A. (2024). Dampak akumulasi sampah laut (marine debris) terhadap karakteristik dan degradasi perairan pesisir Indonesia. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 16(1), 89–102.

Karniati, T., Wardana, I. W., & Saputra, H. (2021). Struktur komunitas dan fungsi ekologis vegetasi cemara laut sebagai habitat biota pesisir di kawasan estuari Indonesia. Jurnal Biologi dan Lingkungan Pesisir, 9(3), 211–224.

Pati, A., Nugroho, D. S., & Lestari, F. (2023). Tinjauan komprehensif kualitas habitat pesisir: Pengaruh faktor ekologi terhadap fisiologi dan nilai ekonomis komoditas laut. Kelautan: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan, 17(2), 175–190.

Susiana, S., Hidayat, T., & Kurniawan, R. (2024). Strategi pengelolaan habitat pesisir inklusif dalam meningkatkan taraf hidup dan resiliensi ekonomi nelayan tradisional. Jurnal Kebijakan Sosial-Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 14(1), 45–59.

Syah, A., Fitriadi, R., & Pratama, M. A. (2023). Pengembangan strategi konservasi pesisir melalui program edukatif berbasis partisipasi publik di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Pemberdayaan Pesisir, 5(2), 112–126.

Tamsil, M., Wijaya, A. K., & Siregar, S. (2024). Integrasi Citizen Science dan pemantauan lingkungan partisipatif dalam model pengabdian masyarakat untuk kemandirian desa pesisir. Jurnal Sains Partisipatif dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(3), 301–315.