Fenomena Penggunaan Huruf Kapitil di Awal Pesan WhatsApp: Kajian Sosiolinguistik pada Generasi Z

Main Article Content

Wafa Aliya Azzura
Faras Nailal Azmi
Pasya Rimadhani
Amira Nur Sahla
Yuni Ertinawati

Abstract

Perkembangan komunikasi digital membuat penutur menyesuaikan cara menulis dengan kebiasaan, hubungan sosial, dan situasi, termasuk dalam penggunaan huruf kapital di awal pesan WhatsApp. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan kebiasaan, frekuensi, alasan, konteks komunikasi dan lawan bicara, serta pandangan Generasi Z terhadap penggunaan huruf kapital tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Data telah dikumpulkan melalui kuesioner tertutup secara daring dari 50 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis berdasarkan frekuensi, persentase, dan skor rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 24% responden yang biasa mengawali percakapan dengan huruf kapital, sedangkan 70% sering sengaja memakai huruf kecil. Pemakaian huruf kapital meningkat dari 32% kepada teman dekat menjadi 84% kepada dosen atau guru. Alasan memakai huruf kecil berkaitan dengan kebiasaan dan keinginan terlihat santai dan akrab, serta dipengaruhi gaya komunikasi media sosial. Responden memaknai huruf kecil sebagai tanda keakraban, tetapi 88% tetap menilai huruf kapital perlu dipakai kepada orang yang lebih tua. Penggunaan huruf kecil disimpulkan sebagai variasi bahasa yang bermakna sosial, bukan semata-mata kesalahan ejaan. Temuan ini tidak dapat digeneralisasikan pada seluruh Generasi Z.

Article Details

Section

Articles

References

Appel, R., & Muysken, P. (1987). Language contact and bilingualism. Arnold. https://doi.org/10.1017/CBO9780511605789

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Baron, N. S. (2008). Always on: Language in an online and mobile world. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780195313055.001.0001

Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some universals in language usage. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511813085

Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Rineka Cipta. https://repository.stkippacitan.ac.id/id/eprint/997/

Crystal, D. (2001). Language and the Internet. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511487002

Gallois, C., Ogay, T., & Giles, H. (2005). Communication accommodation theory: A look back and a look ahead. In W. B. Gudykunst (Ed.), Theorizing about intercultural communication (pp. 121–148). SAGE Publications. https://sonar.rero.ch/documents/306425

Ginting, B. H., Hutauruk, S. R. O., Sinaga, J. F., Shafiqah, L., Anggie, M., & Daulay, J. (2026). ERA : A SOCIOLINGUISTIC STUDY IN SOCIAL MEDIA. 8(1), 400–415.

Holmes, J. (2013). An introduction to sociolinguistics (4th ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315833019

Kamaliah, A. (2026). Kapitil lawan kata kapital, netizen kira bercandaan. DetikInet. https://inet.detik.com/cyberlife/d-8298280/kapitil-lawan-kata-kapital-netizen-kira-bercandaan

Kemendikbudristek. (2022). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD Edisi V). Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Roscoe, J. J. (1975). Fundamental research statistics for the behavioral sciences. Holt, Rinehart and Winston.

RRI. (2026). Kapitil populer, KBBI tetapkan bukan bahasa baku. RRI.Co.Id. https://rri.co.id/nasional/2128790/kapitil-populer-kbbi-tetapkan-bukan-bahasa-baku

Sitti Fitriyanti, Asrini, H. W., & Saraswati, E. (2025). ANALISIS KATA SAPAAN GEN-Z PADA KOMUNIKASI WHATSAPP PERTEMANAN SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 KOTA SERANG. 10, 264–274.

Sugiyono. (2019). metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. In Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per - 02/Pj/2018.

Sumarsono. (2007). Sosiolinguistik. Pustaka Pelajar.

Tapscott, D. (2009). Grown up digital: How the net generation is changing your world. McGraw-Hill Education.

Widiansyah, A. (2026). VARIASI BAHASA MAHASISWA GEN Z DI MEDIA SOSIAL : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK TERHADAP PRAKTIK KOMUNIKASI DIGITAL. 16(1), 169–178.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.