Management Strategies for Vocational High Schools (SMK) and Industry Partnerships in the Revitalization of Vocational Education
Main Article Content
Abstract
Vocational education in Indonesia faces an employment paradox, evidenced by a high Open Unemployment Rate (TPT) among graduates of Vocational High Schools (SMK)—ranging from 7.68% to 7.74% (813,776 graduates). This unemployment is most prevalent in industrial regions, such as West Java and Banten, particularly within technical fields (Automotive, Mechanical, and Computer/Informatics). In contrast, the health-related vocational sector has largely avoided this crisis, thanks to strict quota regulations and high demand within the home care market. This study aims to analyze the effectiveness of vocational education revitalization policies and to formulate management strategies for vocational schools, along with substantive industry partnership models, through the integration of the "8+i Link and Match" scheme. Utilizing a Systematic Literature Review (SLR) methodology based on the PRISMA approach, an in-depth analysis was conducted on 35 reputable national and international journals published over the last five years. The synthesis identifies four primary drivers of unemployment in industrial regions: skills mismatch, superficial partnerships (limited to formal MoUs), competition from migrant workers, and outsourcing systems. To break this cycle, school management must transform into "CEOs of vocational entities" by implementing five strategic steps: radical curriculum synchronization, upgrading teacher competencies through industrial internships, optimizing "Teaching Factories" to meet industry standards, restructuring digital-based school job centers (BKK), and integrating internships directly with recruitment processes. In conclusion, the success of vocational revitalization hinges significantly on the acumen and proactive approach of school management in building substantive, mutually beneficial partnerships with local businesses and industries.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Darmawan IGN, et al. Indonesian Education Past, Present, and Future. London: Routledge; 2025.
The World Bank. The Promise of Education in Indonesia. Washington, DC: The World Bank; 2020.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara; 2003.
Presiden Republik Indonesia. Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia. Jakarta: Sekretariat Negara; 2016.
Presiden Republik Indonesia. Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi. Jakarta: Sekretariat Negara; 2022.
Tilaar HAR, Nugroho R. Kebijakan Pendidikan: Pengantar untuk Memahami Kebijakan Pendidikan dan Kebijakan Publik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2008.
OECD. Education Policy Outlook: Indonesia. Paris: OECD Publishing; 2019.
Sudira P. Modernisasi Kurikulum Pendidikan Vokasi Abad 21. Jurnal Pendidikan Vokasi. 2022;12(1):45-56.
Wardina TA, et al. Tantangan Implementasi Kebijakan Revitalisasi SMK. Jurnal Kebijakan Pendidikan. 2023;15(2):112-125.
Handayani S. Paradoks Pendidikan Vokasi: Tingginya Angka Pengangguran Lulusan Menengah Kejuruan. Jurnal Ilmu Pendidikan. 2024;30(3):201-215.
Kurniawati R. Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Lulusan Vokasi di Kawasan Industri. Jurnal Ekonomi & Sosial. 2025;11(2):89-102.
Badan Pusat Statistik. Laporan Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia 2026. Jakarta: Badan Pusat Statistik; 2026.
Suryadi A. Analisis Makro Ketenagakerjaan dan Pengangguran Terbuka Lulusan SMK. Jurnal Ketenagakerjaan Indonesia. 2026;18(1):12-25.
Wibowo A. Evaluasi Kejenuhan Lapangan Kerja Jurusan Teknik Otomotif di Jawa Barat. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin. 2024;14(2):78-91.
Pratama M, Rosadi K. Rekayasa Kurikulum Teknik Komputer dan Informatika Terhadap Dinamika Industri Teknologi Informasi. Jurnal Pendidikan Vokasi Teoretis. 2025;13(1):34-47.
Setiawan B. Pemetaan Spasial Pengangguran Lulusan Vokasi Rumpun Rekayasa di Banten. Jurnal Dinamika Daerah. 2025;9(4):310-322.
Persatuan SMK Kesehatan Indonesia (Persemki). Laporan Tahunan Daya Serap Lulusan Rumpun Kesehatan. Jakarta: Persemki; 2025.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta: Sekretariat Negara; 2023.
Triyono MB. Skills Mismatch dalam Sektor Pendidikan Vokasi dan Solusi Alternatifnya. Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik. 2023;21(3):144-158.
Nugroho S. Kritik Kemitraan Sekolah Menengah Kejuruan: Dari Paper MoU Menuju Kemitraan Substantif. Jurnal Manajemen Pendidikan S3. 2024;8(2):101-115.
Wijaya C. Dampak Sistem Kerja Outsourcing Terhadap Keberlanjutan Kerja Lulusan Baru SMK. Jurnal Kajian Industri. 2025;14(3):212-226.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Panduan Manajemen Link and Match 8+i: Akselerasi Transformasi Pendidikan Vokasi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi; 2022.
Lestari P. Implementasi Program SMK Pusat Keunggulan (SMK-PK) di Rumpun Rekayasa. Jurnal Evaluasi Vokasi. 2023;7(1):56-69.
Ramadhan F. Mengukur Efektivitas Skema Link and Match Generasi Baru pada SMK-PK. Jurnal Manajemen Mutu Pendidikan. 2024;12(3):180-195.
Siregar N. Draf Dinamika Kebijakan Pendidikan Vokasi. Semarang: Universitas Negeri Semarang; 2026.
Mulyasa E. Reposisi Kepala Sekolah Sebagai CEO dalam Penguatan Ekosistem Vokasi. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan. 2024;12(2):135-149.
Rohman F. Kepemimpinan Kewirausahaan Kepala SMK dalam Menggandeng Industri Lokal. Jurnal Administrasi Pendidikan. 2025;22(1):44-58.
Snyder H. Literature Review Sebagai Metodologi Penelitian: Sebuah Panduan Praktis. Jurnal Metodologi Penelitian Pendidikan. 2022;10(2):88-97.
Page MJ, et al. The PRISMA 2020 Statement: An Updated Guideline for Reporting Systematic Reviews. BMJ. 2021;372(n71):1-9.
Budisuari MA. Tinjauan Sistematis Kebijakan Revitalisasi Pendidikan Menengah Kejuruan di Indonesia. Jurnal Analisis Kebijakan. 2024;16(2):167-182.
Gunawan I. Studi Meta-Analisis Kemitraan SMK dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI). Jurnal Teori Manajemen Pendidikan. 2025;13(3):201-214.
Hidayat R. Kesenjangan Kompetensi Lulusan Vokasi: Integrasi Metode SLR dalam Kajian Manajemen Humas/Hubin. Jurnal Komunikasi Pendidikan. 2024;8(1):15-29.
Kusuma W. Optimalisasi Teaching Factory (TeFa) Berbasis Standar Operasional Prosedur Industri. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. 2025;31(2):120-133.
Hasanah N. Rekomendasi Restrukturisasi Bursa Kerja Khusus (BKK) Berbasis Ekosistem Digital. Jurnal Konseling dan Karir. 2026;11(1):45-59.
Utomo S. Model Kemitraan Mutualisme Berkelanjutan Antara SMK dan Korporasi Manufaktur Global. Jurnal Dinamika Vokasi. 2026;15(2):98-111.