Kuasa Asuh dan Komersialisasi Anak di Ruang Digital: Menguji Efektivitas Larangan Eksploitasi Ekonomi Anak Pasal 76I UU Perlindungan Anak terhadap Praktik Sharenting Komersial di Indonesia

Main Article Content

Yoel Edward Hasugian
Ester Christine Panjaitan
Tia Reifalina Nasution
Farida Kurnia Yulistio Situmorang

Abstract

Kuasa asuh di Indonesia secara normatif tidak mencakup kewenangan ekonomi orang tua atas anak, namun praktik sharenting komersial di ruang digital menempatkan orang tua sekaligus sebagai wali, manajer, dan penerima manfaat ekonomi, sehingga fungsi protektif kuasa asuh kehilangan pengawas alaminya. Regulasi teknis terbaru mengenai tata kelola sistem elektronik dalam pelindungan anak hanya membatasi kepemilikan akun oleh anak dan tidak menjangkau aktivitas komersial yang dikelola melalui akun orang tua, sehingga menyisakan pertanyaan apakah larangan eksploitasi ekonomi anak dalam Undang-Undang Perlindungan Anak masih dapat dioperasionalkan terhadap praktik tersebut. Penelitian ini bertujuan menguji daya jangkau tekstual dan daya laku empiris larangan tersebut terhadap sharenting komersial. Penelitian hukum normatif ini menggunakan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif, dengan bahan hukum primer dan sekunder yang dianalisis secara deskriptif-analitis serta normatif-evaluatif berdasarkan teori efektivitas hukum. Hasil penelitian menunjukkan norma primer sudah memadai secara tekstual, sedangkan kelemahan daya lakunya bersumber dari struktur penegakan, sarana deteksi, kesadaran masyarakat, dan budaya hukum yang belum mengoperasionalkan empat indikator eksploitasi ekonomi yang dirumuskan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kekosongan tersebut secara kondisional dapat diatasi melalui penafsiran ekstensif dan pedoman teknis pembuktian, tanpa memerlukan regulasi pidana baru.

Article Details

Section

Articles

References

Abidin, C. (2025). The Regulation of Child Influencers in Australia and the Asia Pacific Region. Social Media + Society, 1–4. https://doi.org/10.1177/20563051251356152

Afani, A. (2020). Wow, Inilah 5 YouTuber Cilik Indonesia dengan Pendapatan Milliaran per Tahun. HaiBunda. https://www.haibunda.com/moms-life/20200303165226-76-83850/wow-inilah-5-youtuber-cilik-indonesia-dengan-pendapatan-milliaran-per-tahun

Astusi, I. D. (2022). Fenomena Kidfluencer dalam Beretika Media Sosial. Martabat: Jurnal Perempuan Dan Anak, 6(2), 214–241. https://doi.org/https://doi.org/10.21274/martabat.2022.6.2.214-241

Clark, D. R., & Jno-Charles, A. B. (2025). The Child Labor in Social Media: Kidfluencers, Ethics of Care, and Exploitation. Journal of Business Ethics, 201(1), 35–62. https://doi.org/10.1007/s10551-025-05953-7

Divon, T., Annabell, T., & Goanta, C. (2026). Children as concealed commodities: Ethnographic nuances and legal implications of kidfluencers’ monetisation on TikTok. New Media & Society, 28(3), 1190–1218. https://doi.org/10.1177/14614448241304657

ECPAT International, INTERPOL, & UNICEF Office of Research – Innocenti. (2022). Disrupting Harm in Indonesia: Evidence on Online Child Sexual Exploitation and Abuse.

Fatmawati, F., & Lewoleba, K. K. (2024). Kidfluencer: Child Exploitation In Digital Space In Terms Of Child Protection Law. Journal of Law, Politic and Humanities, 4(4), 955–965. https://doi.org/https://doi.org/10.38035/jlph.v4i4

Faza, A. S. A., Rosadi, S. D., & Rubiati, B. (2024). The Urgency Of Protecting The Privacy Rights Of Kidfluencers On Social Media In Indonesia In Relation To The 1989 Convention On The Rights Of The Child. Jurnal Hukum Sehasen, 10(2), 517–524. https://doi.org/https://doi.org/10.37676/jhs.v10i2.6884

Fineman, M. N. (2023). Honey, I Monetized the Kids: Commercial Sharenting and Protecting the Rights of Consumers and the Internet’s Child Stars. The Georgetown Law Journal, 111, 847–890.

Gupita, F. (2025). Kid Influencer Menurut Hukum Positif Indonesia: Aktivitas Kesenangan Atau Pekerjaan? Aurelia: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(1), 1620–1632. https://doi.org/https://doi.org/10.57235/aurelia.v4i1.5411

Hof, S. Van der, Lievens, E., Milkaite, I., Verdoodt, V., Hannema, T., & Liefaard, T. (2020). The Child’s Right to Protection against Economic Exploitation in the Digital World. The International Journal of Chidren’s Rights, 28, 833–859. https://doi.org/10.1163/15718182-28040003

Kementerian Sekretariat Negara RI. (2026). Lindungi Anak di Ranah Digital, Kemkomdigi Terbitkan Aturan Teknis PP TUNAS. Kementerian Sekretariat Negara RI. https://www.setneg.go.id/baca/index/lindungi_anak_di_ranah_digital_kemkomdigi_terbitkan_aturan_teknis_pp_tunas?utm_source=chatgpt.com

Machmudi, M. I. Al. (2025). Masih Temukan Eksploitasi Anak Terselubung, KPAI: Dijadikan PRT. MetroTV. https://www.metrotvnews.com/read/bD2CM8Oq-masih-temukan-eksploitasi-anak-terselubung-kpai-dijadikan-prt

Muller, K., Dionisio, A. G., & Park, S. (2023). Online Knowledge and Practice of Parents and Children in Indonesia: A Baseline Study 2023.

N, D. S. (2023). Influencer dengan Penghasilan Tertinggi di Indonesia. Digination.Id. https://www.digination.id/read/019243/influencer-dengan-penghasilan-tertinggi-di-indonesia

Noval, S. M. R. (2026). Ambiguitas Pekerja Anak Siber: Menggugat Eksploitasi Kidfluencer pada Ekosistem Gig Economy di Indonesia. Jurnal Hukum Legalita, 8(1), 13–29. https://doi.org/https://doi.org/10.47637/legalita.v8i1.2270

Nugroho, R. A., & Amali, M. T. (2025). Komersialisasi Anak di Media Sosial: Analisis Konten Akun TikTok Kidfluencer @shabiraalulaadnan. Jurnal Komunikasi Nusantara, 7(2), 425–439. https://doi.org/https://10.33366/jkn.v%vi%i.2 500 Keywords:

Nurphi, M., Nurheti, & Alvira, D. (2026). Eksploitasi Anak Berkedok Konten Keluarga: Menggugat Fenomena Sharenting dalam Perspektif Hukum Ketenagakerjaan dan Privasi Anak. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 10416–10422. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8016

Rafsanjani, J. I. (2022). Legal protection of kid influencers from child exploitation. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 2(1), 93–104. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30641/dejure.2022.V22.093-104

Rahayudin. (2025). Perlindungan Hukum Pemegang Polis BLife Plan MultiPro dari Ketidakpastian Pembayaran Uang Asuransi di Akhir Kontrak. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(4), 13–24. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i4.6132

Rees, F. (2025). Famous at five: risk assessing digital child labour. Information & Communications Technology Law, 34(3), 219–240. https://doi.org/10.1080/13600834.2025.2452699

Sadjali, M. G. (2021). Perlindungan Hukum Terhadap Eksploitasi Ekonomi Anak Jalanan Balong Cangkring di Kota Mojokerto. RechtIdee, 16(2), 282–309. https://doi.org/https://doi.org/10.21107/ri.v16i2.10731

Saktisyahputra. (2022). Manajemen Komunikasi Digital Perencanaan, Aktivitas dan Evaluasi Asosiasi Konten Kreator Indonesia dalam Meningkatkan Omset Bisnis UMKM. Jurnal Abiwara, 3(2), 151–167. https://doi.org/https://doi.org/10.31334/abiwara.v3i2.2229

Sari, C. C. F., & Pratama, Y. (2024). Perlindungan Hukum terhadap Eksploitasi Anak Melalui Platform Digital Tiktok. Risalah Hukum, 20(2), 91–101. https://doi.org/10.30595/jssh.v7i2.16304.4

Steinberg, S. B. (2017). Sharenting: Children’s Privacy in the Age of Social Media. Emory Law Journal, 66, 839–884.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.