Peran Dosen dalam Menumbuhkan Critical Thinking di Kalangan Mahasiswa Buddhis dalam Menghadapi Ketergantungan terhadap AI(Studi Kasus Mahasiswa Asrama Nalanda)
Main Article Content
Abstract
Perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) yang pesat memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam mencari informasi, memahami materi, dan menyelesaikan tugas akademik. Namun, kemudahan tersebut juga membawa risiko ketergantungan, etika AI dimanfaatkan untuk memperoleh jawaban secara cepat tanpa melalui proses berpikir secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dosen dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa Buddhis dalam menghadapi ketergantungan terhadap AI, dengan studi kasus pada mahasiswa Asrama Nalanda, Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI banyak dimanfaatkan mahasiswa untuk membuat presentasi, menyusun pertanyaan, dan mengerjakan tugas. Ketergantungan terhadap AI cenderung memengaruhi pemahaman materi, kemampuan menganalisis, serta kemandirian dalam menyampaikan pendapat. Dalam menyikapi hal tersebut, dosen berperan melalui klarifikasi jawaban mahasiswa, penilaian berbasis proses, refleksi metakognitif, dan pembiasaan verifikasi hasil AI (cross-check). Analisis dengan Teori Belajar Sosial Albert Bandura (pemodelan) menunjukkan bahwa keteladanan dosen dapat mendorong mahasiswa menggunakan AI secara bijak sebagai alat bantu belajar, bukan pengganti berpikir mandiri.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Angelina Tompunu, K., Demetria, P., Salsa Kinanty, R., Srijaya Negara, J., Lama, B., Palembang, K., & Selatan, S. (2025). CHATGPT SEBAGAI ALAT BANTU PENCARIAN REFERENSI: ANALISIS PENGGUNAAN OLEH MAHASISWA SISTEM INFORMASI UNSRI DALAM MENYUSUN TUGAS AKHIR. Dalam Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) (Vol. 9, Nomor 4).
Anggara, I. (t.t.). AN 3.65. Kesaputtiya. SuttaCentral. Diambil 12 Oktober 2026, dari https://suttacentral.net/an3.65/id/anggara?lang=en&reference=none&highlight=false
Bodhi, B. (t.t.). MN 47: Vīmaṁsakasutta - The Inquirer. SuttaCentral. Diambil 12 Oktober 2026, dari https://suttacentral.net/mn47/en/bodhi
Febrianty, C., Tiara Puspita Sari, M., Hanasta Syarafi Sistem Informasi, R., Ilmu Komputer, F., & Timur, J. (2025). ANALISIS DAMPAK CHATGPT TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN MAHASISWA : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW. Dalam Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) (Vol. 9, Nomor 1).
Hutauruk, E. A., Kuswandi, D., & Husna, A. (2025). Hubungan Pengguaan Generative Chatbot dengan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Teknologi Pendidikan dalam Penulisan Karya Ilmiah. Journal of Educational Technology Studies and Applied Research, 2. https://doi.org/10.70125/1jef9h04
Irawan, D. (2025). PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN CHATGPT DALAM MEMBANTU TUGAS KULIAH. Dalam Jurnal Ilmiah Computing Insight (Vol. 7, Nomor 2).
Jihan Alifa Firdaus, R. I. U. , R. R. A. A. F. M. A. F. (2025). Ketergantungan Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) pada Tugas Akademik Mahasiswa Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif.
Maghfiroh, U., & Widhiastuti, R. (2025). Kemampuan Berpikir Kritis: Bagaimana Ketergantungan AI dan Cognitive Offloading menjadi Faktor yang Mempengaruhi dengan Diperkuat oleh Adversity Quotient. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(3), 1464–1478. https://doi.org/10.30605/jsgp.8.3.2025.6738
Murwanto, P., & Triayomi, R. (2025). Penggunaan GenAI terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa PGSD. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(2), 1648–1656. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i2.1896
Rafi Swarna Erlangga Putra, & Niken Widi Astuti. (2025). DAMPAK KETERGANTUNGAN PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MAHASISWA DI INDONESIA.
Rinaldo. (2025). DAMPAK CHATGPT PADA KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS: STUDI KASUS MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA STMIK MERCUSUAR BEKASI.
Robertus Andrianto. (2026, September 5). Stella Christie: RI No.1 dalam Penggunaan AI untuk Pendidikan. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/news/20260925160323-4-771001/stella-christie-ri-no1-dalam-penggunaan-ai-untuk-pendidikan/amp
Sahla Nasution, J., Maulina Siregar, A., Hasibuan, E. S., Difla, F., & Azizah, T. N. (2025). Dampak Negatif Penggunaan AI Terhadap Mahasiswa Dalam Proses Pembelajaran (Vol. 3, Nomor 1). http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/ami
Santoso, P. Y., & Patrissia, R. U. (2026). PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA. Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan, 23(1), 34–41. https://doi.org/10.54124/jlmp.v23i1.192
Saputra, N., Asirah, A., & Syafitri, S. E. (2025). Integrating ChatGPT in Higher Education: Insights into Student Usage, Critical Thinking, and Independent Learning. International Journal of Education, Language, and Religion, 7(1), 91. https://doi.org/10.35308/ijelr.v7i1.11928
Tian, J., & Zhang, R. (2025). Learners’ AI dependence and critical thinking: The psychological mechanism of fatigue and the social buffering role of AI literacy. Acta Psychologica, 260. https://doi.org/10.1016/j.actpsy.2025.105725