Implementasi dan Manfaat Ice Breaking untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas V di Sekolah Dasar Negeri Pejeruk Tahun Pelajaran 2025/2026
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar sebagian siswa kelas V SD Negeri Pejeruk yang ditandai dengan kurangnya perhatian, konsentrasi, semangat belajar, serta munculnya rasa bosan dan mengantuk saat proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi ice breaking serta manfaatnya dalam meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru kelas V, dan siswa kelas V. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ice breaking dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti tepuk semangat, yel-yel, bernyanyi, permainan sederhana, dan gerakan anggota tubuh yang diterapkan pada awal maupun di sela-sela pembelajaran. Kegiatan tersebut memberikan manfaat positif dalam meningkatkan minat belajar siswa yang ditunjukkan melalui meningkatnya semangat, perhatian, konsentrasi, keterlibatan, dan keberanian siswa dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, suasana kelas menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan tidak monoton. Namun demikian, pelaksanaan ice breaking masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu pembelajaran, kurangnya variasi ice breaking yang dikuasai guru, serta kesulitan mengondisikan kembali siswa setelah kegiatan berlangsung. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi ice breaking mampu meningkatkan minat belajar siswa kelas V di SD Negeri Pejeruk serta efektif dalam menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, menyenangkan, dan bermakna.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Harianja, M. M., & Sapri. (2022). Implementasi dan manfaat ice breaking untuk meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(1), 1324–1330. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.2298
Jalilah. (2021). Pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1).
Khoirunnisa. (2018). Penerapan ice breaking dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1).
Nurmaulidina, & Bhakti. (2020). Upaya meningkatkan minat belajar siswa melalui strategi pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1).
Prestasi, & Fisika. (2019). Pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar. Jurnal Pendidikan Fisika, 7(2).
Rahmawati, M., Rakhman, P. A., & Rokmanah, S. (2023). Implementasi dan manfaat ice breaking dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik SDN Blok I Cilegon. TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 10(1), 66–74.
Samino. (2012). Psikologi pendidikan. Fairuz Media.
Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (Edisi revisi, Cetakan ke-6). Rineka Cipta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Sunarto. (2012). Ice breaker dalam pembelajaran aktif. Cakrawala Media.
Usman, N. (2002). Konteks implementasi berbasis kurikulum. Grasindo.
Wana, P. R., Ruchiyat, M. G., & Nurhidayah, S. (2024). Pengaruh ice breaking terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Jendela Pendidikan, 4(1), 110–124. https://doi.org/10.57008/jjp.v4i01.698
Yunitasari, R., & Hanifah, U. (2020). Pengaruh pembelajaran daring terhadap minat belajar siswa pada masa COVID-19. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(3), 232–243.