Urgensi Pendidikan Akhlak dalam Mengatasi Perilaku Bullying di Sekolah Dasar Negeri Tansang-Ansang Desa Sengkol Kecamatan Pujut Lombok Tengah
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku bullying, karakteristik perilaku bullying, serta urgensi pendidikan akhlak dalam mengatasi perilaku bullying di SD Negeri Tansang-Ansang Desa Sengkol Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perilaku bullying yang ditemukan di SD Negeri Tansang Ansang meliputi bullying verbal, bullying sosial, dan bullying fisik. Karakteristik perilaku bullying yang ditemukan antara lain dilakukan secara sengaja, terjadi secara berulang pada situasi tertentu, adanya ketidakseimbangan kekuatan antara pelaku dan korban, menimbulkan dampak negatif bagi korban, sering terjadi dalam interaksi sehari-hari, serta dilakukan oleh individu maupun kelompok. Adapun upaya sekolah dalam mengatasi perilaku bullying dilakukan melalui penanaman pendidikan akhlak, pengawasan dan pembinaan oleh guru, pelaksanaan kegiatan keagamaan, serta kerja sama dengan orang tua. Upaya tersebut bertujuan membentuk karakter siswa agar memiliki sikap saling menghormati, menghargai, dan peduli terhadap sesama sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Afni, N., Suarni, N. K., Margunayasa, I. G., & Nurgufriani, A. (2024). Dampak bullying terhadap perkembangan emosional siswa sekolah dasar. Indonesian Journal of Education and Learning, 7(2). https://doi.org/10.31002/ijel.v7i2.1191
Coloroso, B. (2007). Stop bullying! Memutus rantai kekerasan anak dari prasekolah hingga SMU (S. I. Astuti, Penerj.). Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.
Duri, M. S., & Anintyawati, R. (2023). Peran guru kelas dalam menangani perilaku bullying siswa kelas V SDNU Pemanahan. Journal of Primary Education Research, 1(2), 22–31. https://doi.org/10.57176/primer.v1i2.9
Elawati, E., Suandy, I. V., Beltapan, N. D. A., & Giwangsa, S. F. (2024). Analisis peran guru dalam mengatasi perundungan di sekolah dasar. AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1). https://doi.org/10.36088/assabiqun.v6i1.4375
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2026). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
Lickona, T. (2022). Raising good children: From birth through the teenage years. Bantam Books.
Lubis, B. K. B., & Dafit, F. (2024). Peran guru dalam mewujudkan lingkungan sekolah zero bullying terhadap kesehatan mental siswa sekolah dasar. EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 620–629. https://doi.org/10.29210/1202424584
Ma’arif, I., Faridi, & Sunarto. (2025). Strategi pencegahan bullying berbasis nilai akhlak Al-Ghazali di sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(3). https://jurnaldidaktika.org/contents/article/download/2364/1300
Nabila, D. A., Hermawan, W., & Fakhruddin, A. (2025). Strategi sekolah dalam mengantisipasi perundungan melalui program keagamaan. Didaktika: Jurnal Kependidikan. https://doi.org/10.58230/27454312.1845
Nurfaniza, I., & Margaret, M. (2024). Fenomena korban bullying sekolah dasar negeri X di wilayah Karang Tengah. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(4), 942–952. https://doi.org/10.38035/rrj.v6i4.900
Oktavia, L. A. J., Zativalen, O., & Kharisma, A. I. (2025). Studi kasus dampak sikap percaya diri siswa korban bullying di sekolah dasar. Jurnal Kiprah Pendidikan, 4(3), 585–591. https://doi.org/10.33578/kpd.v4i3.p585-591
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Rubai, W. L., Gamelia, E., & Maqfiroch, A. F. A. (2025). Pengetahuan, sikap, dan perilaku perundungan pada siswa sekolah dasar di wilayah Kecamatan Purwokerto Timur. Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior, 6(2). https://doi.org/10.47034/ppk.v6i2.1088
Ulum, M., Melani, R., & Nurdiana, A. (2025). Urgensi kolaborasi guru-orang tua dalam mencegah perundungan dan meningkatkan rasa aman di sekolah. Journal of Nusantara Education, 5(1). https://doi.org/10.57176/jn.v5i1.179
Wardhani, D. P., Wijayanto, A., & Laila, M. (2024). Teachers’ perspectives on bullying: A crucial step towards safer school environments. Jurnal Pendidikan Progresif, 14(1). https://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/jpp/article/view/29593