Pemanfaatan Potensi Lokal dalam Pengembangan Ekowisata untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa
Main Article Content
Abstract
Pengembangan ekowisata berbasis perdesaan pada hakikatnya bukan sekadar ekspansi industri rekreasi, melainkan upaya memuliakan hubungan timbal balik antara manusia, alam, dan tradisi leluhur. Kajian ini menelaah bagaimana potensi lokal—yang mencakup kekayaan ekologis, tata ruang tradisional, serta nilai-nilai kearifan lokal—didayagunakan untuk membangun ketahanan ekonomi masyarakat desa tanpa mencederai kelestarian lingkungan. Melalui analisis komparatif dan telaah mendalam terhadap praktik ekowisata di desa adat, khususnya Desa Adat Penglipuran di Bali, studi ini menyoroti peran sentral pranata adat seperti awig-awig dan filosofi Tri Hita Karana sebagai benteng moral sekaligus penyaring kultural dalam menghadapi arus modernisasi global. Partisipasi masyarakat yang berakar pada rasa memiliki (sense of belonging) terbukti mampu mentransformasikan potensi lokal menjadi sumber penghidupan yang bermartabat melalui diversifikasi ekonomi mulai dari homestay berbasis rumah tinggal warga, kuliner tradisional, hingga kerajinan bambu. Hasil kajian menegaskan bahwa keberlanjutan ekowisata perdesaan hanya dapat dicapai manakala pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan pelestarian martabat kultural, perlindungan daya dukung ekologis, serta kepemilikan komunal yang adil.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Saputra, P. W. (2025). Strategi Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan Di Kalimantan Tengah: Tinjauan Konseptual Dan Empiris. Paryaṭaka Jurnal Pariwisata Budaya dan Keagamaan, 4(1), 33-43.
Hutagalung, A. J., Saragih, W. A., & Ambarita, D. S. (2025). Pariwisata berkelanjutan sebagai motor pertumbuhan ekonomi regional: Studi komparatif wilayah pesisir dan pegunungan di Sumatera Utara. Journal of Social and Economics Research, 7(1), 872-888.
Bagus, J. M. (2025). Dari desa ke dunia maya: Evolusi KIM di tengah transformasi digital. Goresan Pena.
Irianto, H., & Nurany, F. (2024). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Agropolitan. Publiciana, 17(01), 11-22.
Huda, R. (2020). Pengembangan Ekonomi Lokal Melalui Sektor Pariwisata di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 11(2), 157-170.
Irawan, I., Dariah, A., & Rachman, A. (2015). Pengembangan dan diseminasi inovasi teknologi pertanian mendukung optimalisasi pengelolaan lahan kering masam. Jurnal Sumberdaya Lahan, 9(1).
Saragih, M. G., & Se, M. (2022). Pengembangan pariwisata berkelanjutan. CV. Tungga Esti.
Ragil, C. (2025). BAB V INDUSTRI PARIWISATA. Pengantar Pariwisata, 79.
Suharto, B., Judijanto, L., Apriyanto, H., Raksapati, A., Payangan, O. R., Tikupadang, W. K.,... & Amalia, A. (2024). Pariwisata berkelanjutan: prinsip, perspektif, dan praktik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Irawati, N., & Prasetyo, H. (2025). Buku Pariwisata Berkelanjutan Konsep, Penerapan, dan Tantangan. Penerbit Widina.
Husainah, N., Bantulu, L., Prihanto, P. H., Kristanto, E., & Hakim, C. B. (2026). Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(4), 23816-23827.
Harsono, I., Demung, I. W., Judijanto, L., Sari, H. P. R., & Ananti, D. D. (2025). Pariwisata Berkelanjutan: Teori dan Penerapannya di Indonesia. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Ishak, N., & Hos, J. (2025). Dinamika kelembagaan lokal dan partisipasi warga dalam pengembangan ekowisata berbasis komunitas. PAMARENDA: Public Administration and Government Journal, 5(1), 58-70.
Haryati, T., & Hidayat, A. G. (2019). Konsep wisata dari perspektif ekonomi masyarakat. Jurnal Pendidikan IPS, 9(2), 113-122.
Hanum, N. Z. (2025). Strategi Pengembangan Ekowisata dalam Mendukung Konservasi Lingkungan. Tourism and Hospitality Research, 1(1), 30-36.
Andriyanti, T., Ramadany, F., & Musleh, M. (2023). Pemberdayaan usaha kecil menengah melalui ekowisata mangrove. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 4(1), 9-17.
Sjioen, M. C., Judijanto, L., Kusuma, B. A., Pakpahan, A. K., & Ekasari, A. (2025). Ekowisata dan pembangunan berkelanjutan. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Bursan, R., Safitri, D., Sari, A., Wiryawan, D., Panjinegara, P., & Shofa, F. (2025). Penguatan Ekowisata dan Pemberdayaan Lokal dalam Rangka Pembentukan Pariwisata Berkelanjutan di Kawasan Pantai Mutun, Pesawaran. Dinamika Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan, 2(3), 170-184.
Dumumpe, J. H., Pratama, A. P., Saroinsong, F. B., & Langi, M. A. (2025). Penguatan Ekowisata Melalui Keterlibatan Masyarakat dan Strategi Keberlanjutan Lingkungan Strengthening Ecotourism through Community Involvement and Environmental Sustainability Strategies. Journal of Agribusiness and Rural Development, 7(3), 295-306.
Ambayoen, M. A., Fibrianingtyas, A., Putri, M. B., & Lubis, R. F. (2026). Ekowisata Sebagai Instrumen Sosial-Ekologis dalam Pembangunan Desa. Universitas Brawijaya Press.
Hannan, A., & Rahmawati, F. (2020). Strategi Pembangunan Pariwisata Daerah Pamekasan Berkelanjutan Melalui Konsep Ekowisata Berbasis Kearifan Lokal. ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 2(1), 97-120.
Astara, I. W. W., Kosasih, J. I., Wesna, P. A. S., Selamet, I. K., & Sumardika, I. N. (2025). Desa Adat Penglipuran Desa Kubu Kabupaten Bangli Bali dalam Menjaga Ekonomi Desa Wisata Keberlanjutan. Jurnal Abdidas, 6(5), 527-538.
Fajrin, F. (2021). Dinamika sosial budaya masyarakat Desa Adat Penglipuran di era globalisasi. Harmony, 6(2), 110- 118.
Candra, H. H., Mardianton, M. D., & EI, S. (2026). Restorasi Ekologi Lanskap Hutan Berbasis Wakaf Sebagai Instrumen Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. CV. AZKA PUSTAKA.