Analisis Penerapan Metode Bercerita dengan Media Buku Cerita Bergambar dalam Mengembangkan Kemampuan Berbicara pada Anak Usia Dini di PAUD KB Gema Insani

Main Article Content

Yulia Rahma Hidayatin T.
Purwo
Eko Pujianto

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu aspek perkembangan bahasa yang penting dikembangkan pada anak usia dini sebagai dasar berkomunikasi dan berinteraksi. Metode bercerita dengan media buku cerita bergambar merupakan salah satu alternatif pembelajaran yang dapat menstimulasi kemampuan tersebut. Namun, penelitian terdahulu umumnya berfokus pada peningkatan kemampuan berbicara, sedangkan kajian mengenai proses penerapan metode bercerita, gambaran kemampuan berbicara anak, serta faktor pendukung dan faktor penghambatnya masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penerapan metode bercerita dengan media buku cerita bergambar, mendeskripsikan gambaran kemampuan berbicara anak, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat penerapannya di PAUD KB Gema Insani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di PAUD KB Gema Insani, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, dengan subjek kepala sekolah, guru Kelompok B, dan anak Kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu pemilihan buku cerita, kegiatan pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Kemampuan berbicara anak tampak melalui kemampuan menjawab pertanyaan, mengungkapkan pendapat, dan menceritakan kembali isi cerita menggunakan bahasa sederhana. Faktor pendukung meliputi ketersediaan buku cerita bergambar eh sekolah, kemampuan guru dalam bercerita, serta pelaksanaan kegiatan secara rutin. Faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan berbicara anak, kurangnya keberanian berbicara, dan konsentrasi anak yang belum stabil. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode bercerita dengan media buku cerita bergambar memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan kemampuan berbicara melalui komunikasi lisan.

Article Details

Section

Articles

References

Aulina, C. N. (2019). Metodologi Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini. Sidoarjo: UMSIDA Press.

Azizah, S., & Widyasari, C. (2023). Analisis Kemampuan Anak Usia 4–5 Tahun Dalam Menceritakan Kembali Buku Cerita Bergambar Yang Telah Dibacakan. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3498–3508.

Dhieni, N., Fridana, L., Muis, A., Yarmi, G., & Wulan, S. (2021). Metode Pengembangan Bahasa (Edisi 2). Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Hidayah, T. N., & Filasofa, L. (2024). Penerapan ice breaking dalam meningkatkan semangat bermain anak. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 805–814. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i2.980

Kustini, N., & Suryatini, S. (2023). Pengaruh metode bercerita dengan media gambar terhadap kemampuan berbicara anak usia dini. Wawasan Belajar Anak Usia Dini, 1(1), 140–156. https://doi.org/10.61815/waladi.v1i1.264

Madyawati, L. (2016). Strategi Pengembangan Bahasa pada Anak. Jakarta: Kencana.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moeslichatoen, R. (2004). Metode Pengajaran Di Taman Kanak-Kanak. Rineka Cipta.

Musfiroh, T. (2008). Memilih, Menyusun, dan Menyajikan Cerita untuk Anak Usia Dini. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Nurillah, D., Yulianty, P., & Handailany, D. (2025). Pengembangan media buku cerita bergambar berdasarkan budaya lokal Bogor untuk meningkatkan bahasa ekspresif anak usia 5–6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 11(2), 153–161.

Rahmawati, R., Kurniawati, W., & Novianto, E. (2023). Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Melalui Metode Bercerita Dengan Media Buku Cerita Bergambar Pada Anak Usia Dini. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah, 1(2), 1–9.

Ratnasari, E. M., & Zubaidah, E. (2019). Pengaruh penggunaan buku cerita bergambar terhadap kemampuan berbicara anak. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(3), 267–275. https://doi.org/10.24246/j.js.2019.v9.i3.p267-275

Rovimelia, W., & Sumarni, S. (2025). Peningkatan kemampuan berbicara anak usia 4–5 tahun melalui metode cerita bergambar di PAUD Alfarizi Banyuasin. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(5), 2440–2449. https://doi.org/10.59141/japendi.v6i5.7745

Rusmaeni, J., Hasanah, N., & Hayati, D. J. (2024). Penerapan metode bercerita menggunakan buku cerita bergambar pada kemampuan bercerita anak usia 5–6 tahun di RA As-Shibyan Jurit. Jurnal Pendidikan AURA, 5(2), 97–105. https://doi.org/10.37216/aura.v5i2.1747

Sudarti, S., Yuniarti, Y., & Yulita, K. (2023). Efektivitas Metode Storytelling Menggunakan Hasil Karya Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3755–3763.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.