Hubungan Latar Belakang Sosial Ekonomi dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV SDN 2 Pringgajurang Utara Tahun Pelajaran 2025/2026

Main Article Content

Muhammad Hidmi
Rina Purwantini
Seprie

Abstract





Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan motivasi belajar yang teramati pada siswa kelas IV SDN 2 Pringgajurang Utara, yang diduga berkaitan dengan kondisi latar belakang sosial ekonomi orang tua, mengingat aspek pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan keluarga berpotensi memengaruhi ketersediaan fasilitas dan dukungan belajar anak di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang sosial ekonomi orang tua, mendeskripsikan tingkat motivasi belajar siswa, serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional ex post facto. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 16 orang, diambil dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson serta uji signifikansi (uji t). Latar belakang sosial ekonomi orang tua berada pada kategori sedang (81,25%) dan motivasi belajar siswa juga berada pada kategori sedang (62,50%). Uji korelasi menghasilkan koefisien sebesar -0,113 dengan signifikansi 0,676 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel, dengan kontribusi variabel latar belakang sosial ekonomi terhadap motivasi belajar hanya sebesar 1,29%. Motivasi belajar siswa kelas IV SDN 2 Pringgajurang Utara lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain di luar kondisi sosial ekonomi orang tua, sehingga guru dan sekolah perlu memperhatikan faktor internal maupun lingkungan sekolah dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa.





Article Details

Section

Articles

References

Basirun, A. A. S., Marto, H., & Mustakim. (2025). Pengaruh stres ekonomi keluarga terhadap tingkat motivasi belajar siswa di SD Negeri 08 Biau. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 245–. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/28240

Bradley, R. H., & Corwyn, R. F. (2002). Socioeconomic status and child development. Annual Review of Psychology, 53, 371–399. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.53.100901.135233

Bramantha, H., & Yulianto, D. E. (2020). Pengaruh kondisi ekonomi orang tua terhadap motivasi belajar pada siswa sekolah dasar. Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education, 3(1), 46–55. https://doi.org/10.15575/al-aulad.v3i1.5851

Eccles, J. S., & Wigfield, A. (2020). From expectancy-value theory to situated expectancy-value theory: A developmental, social cognitive, and sociocultural perspective on motivation. Contemporary Educational Psychology, 61, 101859. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2020.101859

Purnomo, B., & Rosalina, A. (2016). Pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar siswa kelas IVB SD No. 64/1 Muara Bulian. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 1(2). https://doi.org/10.22437/gentala.v1i2.7120

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2020.101860

Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. K. (2020). Motivation and social cognitive theory. Contemporary Educational Psychology, 60, 101832. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2019.101832

Sitorus, M. C. S., Simamora, S. M., & Danis, A. (2025). Hubungan antara motivasi belajar dan prestasi belajar siswa di SDN 101786 Medan Helvetia tahun ajaran 2024/2025. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 252–266. https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.29117

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.