Studi Fenomenologi: Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Seni Budaya di SD Negeri 1 Kroya
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Seni Budaya, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi guru, serta mengetahui solusi yang diterapkan dalam mengatasi hambatan tersebut di SD Negeri 1 Kroya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan guru Seni Budaya sebagai informan utama dan kepala sekolah sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui pemilahan hasil wawancara, penyajian temuan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Seni Budaya dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Pada tahap perencanaan, guru menyusun perangkat pembelajaran berupa modul ajar yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bereksplorasi, berkreasi, berdiskusi, dan menghasilkan karya seni, sedangkan guru berperan sebagai fasilitator. Penilaian dilakukan dengan memperhatikan proses dan hasil belajar siswa. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman guru dalam menyusun modul ajar dan melaksanakan asesmen, keterbatasan sarana dan prasarana praktik seni, serta perbedaan kemampuan dan kreativitas peserta didik. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu mengikuti pelatihan, webinar, dan kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG), memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar, menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, serta meningkatkan kolaborasi antara guru dan pihak sekolah. Dengan demikian, implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Seni Budaya di SD Negeri 1 Kroya telah dilaksanakan dengan memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan berkesenian, meskipun masih terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Ananda, R. (2023). Manajemen sarana dan prasarana pendidikan. Kencana.
Fauziah, N., & Hidayat, A. (2024). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 9(1), 45–56.
Fitriyah, S. N., Sutadji, E., Dewi, R. S. I., Suyitno, I., & Anggraini, A. E. (2024). Asesmen autentik pada pembelajaran Seni Budaya Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(6), 5587–5593. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i6.4512
Handayani, S., & Kurniawan, D. (2024). Strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan, 5(2), 112–123.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan menengah. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek.
Mulyasa, E. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka. PT Remaja Rosdakarya.
Nugraha, D., & Fitriani, R. (2023). Tantangan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 8(3), 201–212.
Prasetyo, A., & Lestari, D. (2024). Pembelajaran berpusat pada peserta didik dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(1), 67–79.
Putra, H., & Kurniawati, N. (2024). Hambatan implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran berbasis praktik. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(2), 155–166.
Rahmadani, F., & Suryadi, S. (2024). Pengembangan modul ajar dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 43(1), 88–99.
Rohman, A., & Setiawan, B. (2024). Peran komunitas belajar dalam penguatan kompetensi guru pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 34–46.
Sari, N., Widodo, H., & Lestari, P. (2024). Kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(2), 1420–1431.
Sufyadi, S., dkk. (2023). Pembelajaran paradigma baru Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek.
Susanto, A. (2024). Media pembelajaran berbasis lingkungan. Deepublish.
Tomlinson, C. A. (2023). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms. ASCD.
Ummah, S., & Nadlir, N. (2024). Implementasi pembelajaran seni tari pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, 22(2), 142–149. https://doi.org/10.21831/imaji.v22i2.71889
Yuliana, R., & Wahyuni, S. (2023). Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Nusantara, 4(2), 77–89.